Cerita
Di sinilah, sepuluh tahun sebelumnya, kafilah keluarga Norton membawa Little Locke dan meninggalkan surat-surat warisan di kantor akademi. Di akademi, Lorist adalah kadet Besi Hitam bintang tiga ketika Sedekamp dan Patt menyusuri setiap akademi di kota untuk mencarinya; orang yang mereka cari ditunjuk di kedai-kedai sisi selatan (bab 41, 45). Di sini pula terbentuk inti calon Wangsa Norton: Redi, Yuri, para veteran yang tak puas, dan anggota Klub Anggar yang oleh Yuri diusulkan untuk diajak ke utara (bab 47).
Sebelum berangkat, Lorist memborong banyak sekali buku di akademi: catatan perjalanan dan risalah yang kelak menjadi sumber gagasannya (gubuk salju, cara membuat garam, pertahanan benteng). Bagi para tokoh, akademi tetap menjadi lambang kehidupan mahasiswa yang damai, yang mereka tinggalkan demi Utara yang keras.