Alur Cerita
Ksatria pengembara yang, di turnamen Kemmes, diperebutkan oleh Wangsa Kuda Terbang (Charlwood) dan Wangsa Kemmes, yang menjanjikan bayaran ganda dan sebuah kediaman. Namun Vassima menolak kedua tawaran menggiurkan itu dan ikut dengan utusan Norton, Patt dan Sedekamp, tanpa mengajukan satu syarat pun (bab 128).
Alasannya terungkap di kediaman Lorist: Vassima menunjukkan lencana emas Beruang Murka bertuliskan nama «Aberid» — kakak Lorist. Aberid dahulu pernah berjanji menjadikannya ksatria ketika ia mencapai peringkat Perak. Mengetahui kematian Aberid, Vassima tetap bertekad menunaikan sumpahnya. Sebelumnya ia telah mengembalikan kediaman ksatria warisan ayahnya kepada cucu tuan lamanya, Viscount Besseis, setelah mengalahkan para tuan tanah yang menyerbu tanah itu — agar pergi ke Norton tanpa berutang apa pun.
Lorist, yang tersentuh hingga ke lubuk hati, mengangkatnya menjadi ksatria Wangsa Norton. Vassima memimpin satu bagian penjaga iring-iringan bersama Bodfinger dan staf senior, dan kemudian memimpin salah satu kolom dalam pembersihan menyeluruh para tuan tanah utara.