Kisah
Pada bab 106 ia memimpin komando pembangunan, menawar dengan Lorist soal para narapidana yang ditarik dari tembok untuk konvoi, dan memperingatkan bahwa tembok yang belum selesai takkan bertahan jika pasukan Kemmes tiba dalam satu setengah bulan.
Pada bab 170 hubungannya dengan Lorist menjadi intim; Lorist melamarnya, tetapi ia menolak karena sumpahnya dan hanya bersedia menganggap dirinya sebagai kekasih Lorist. Sejak saat itu ia tetap menjadi salah satu wanitanya tanpa pernah meninggalkan pekerjaan pembangunannya.
Belakangan ia mengasuh anak-anak di kediaman: pada bab 198 ia membawa Elisha dan saudara-saudara Zeno ke Pegunungan Tepian untuk menyurvei lokasi pembangunan baru.