Lewati ke konten
Karakter

Haiyaan

Nama lain: Haiyaan Megalopolis · Alchemist Haiyaan · The Alchemist · Ero-Usagi (perverted rabbit) · Haiyaan=Megalopolis

Peran
Alkemis legendaris / anggota kelompok
Ras
Edda (kini seekor kelinci putih)
Relic
[Alchemist] (Relic Pekerjaan)
Afiliasi
Pendiri Perusahaan Dagang Haiyaan

Deskripsi

Haiyaan adalah alkemis legendaris dari sekitar 4.500 tahun silam, begitu kuno sampai di masa kini hampir tak ada yang tersisa tentangnya selain cerita rakyat. Ia paling dikenal lewat lagu pengantar tidur anak tentang "tiga telur Haiyaan": telur suci yang menyembuhkan makhluk apa pun dan menolak kejahatan, telur kehidupan yang menganugerahkan umur panjang, dan telur jiwa yang menghidupkan orang mati, yang perlahan disadari kelompok itu merujuk pada telur-telur Elixir suci yang nyata. Lahir dari keluarga Megalopolis, sebuah garis keturunan alkemis, ia memiliki Relic Pekerjaan legendaris [Alchemist] dan menjuluki dirinya "alkemis yang menantang para dewa". Tanah airnya, Rudbeckia, telah lama runtuh menjadi puing.

Alih-alih mati begitu saja, Haiyaan menggunakan telur kebangkitan Phoenix untuk menitipkan dirinya ke masa depan, berniat terbangun sekitar seratus tahun kemudian. Ada yang tak beres: jiwanya tersegel dalam tubuh kelinci putih dan disimpan di gudang kunci cadangan, dan ia tak terbangun sampai kelompok Wof menemukannya, terlambat 4.500 tahun. Tindakan pertama Wof begitu bertemu dengannya adalah meninjunya hingga terpental melintasi ruangan, sebagai balas dendam atas "jebakan" jahat yang Haiyaan pasang di reruntuhannya. Semula seorang pria Edda tinggi dan botak, kini ia menghuni kelinci kecil dengan mata ungu khas ras Edda, dan menjalani kebangkitannya dalam wujud yang menyusut dan konyol sambil meratap penuh mengasihani diri.

Dari segi kepribadian, Haiyaan adalah sosok jenaka: sombong, gemar memuji diri ("Akulah Haiyaan! Tak ada yang tak bisa kulakukan!"), dan bejat tak tertolong yang seketika menggoda wanita cantik mana pun, yang membuahkan julukan "kelinci mesum". Di balik kekonyolan itu ia sungguh seorang alkemis ulung, dengan santai memperbaiki Oreparts langka, mengoperasikan Lab dan Sistem Kuali-nya (dengan nama administrator "Haiyaan=Megalopolis"), dan bahkan membangun tubuh buatan seperti Isibara. Impiannya yang tak tercapai —"warisan Haiyaan"— juga membayangi masa lalu: Grand Guild Master Alhazard=Abramirin menghabiskan hidupnya mengejar itu dan meninggalkan prasasti yang meratapi bahwa ia tak pernah bisa menyamai Haiyaan.

Setelah bergabung dengan Wof, Haiyaan menjadi bagian tetap rumah tangga dan sumber tak henti dari terobosan alkimia sekaligus kekacauan. Untuk mendanai Lab dan penelitiannya, ia mendirikan Perusahaan Dagang Haiyaan, menjadi presiden pertamanya; produk "bola cahaya"-nya dan, terutama, gimik promosi kelompok idola "Haiyaan Girls" menjadi hits komersial dahsyat yang menyebar ke seluruh benua. Ia tetap aktif bersama kelompok Wof hingga bab-bab akhir cerita, masih mengejar keuntungan, masih menyombong, dan masih menjalani "dungeon my life"-nya.

Linimasa

  1. Bab 137

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 3 Juli 2026