Lewati ke konten
Istilah

Edda

Nama lain: Supreme Species · Ruling Species

Jenis
Ras / Spesies (Spesies Tertinggi)
Ciri
Mata ungu; lahir dengan dua Relic
Masyarakat
Seluruhnya bangsawan/kerabat raja; Enam Wangsa berkuasa
Umur
~100 tahun

Deskripsi

Edda adalah spesies tertinggi di dunia (至高種族), yang juga disebut "spesies penguasa" (支配種) — ras yang berdiri di puncak semua bangsa lain. Ia adalah ras #7 dari tujuh spesies utama dalam latar cerita, dibedakan oleh mata ungu khasnya, umur sekitar 100 tahun, dan populasi yang relatif kecil (lebih sedikit dari Dwarf, lebih banyak dari Fairial). Tanpa terkecuali, setiap Edda lahir sebagai bangsawan atau kerabat raja, dan setiap Edda lahir sudah memiliki dua Relic, yang saja sudah membuat mereka jauh lebih unggul dari ras biasa. Perpaduan antara kekuatan bawaan dan pangkat turun-temurun ini melahirkan budaya Edda yang amat kaku dan terobsesi pada hierarki.

Masyarakat Edda menarik garis tegas antara golongan berdarah murni (純血) — garis keturunan yang berasal murni dari Edda — dan golongan berdarah campuran (混血), yaitu mereka yang bercampur dengan ras lain. Garis keturunan berdarah murni yang paling tua dan perkasa adalah Enam Wangsa Edda (エッダ六家), di antaranya Megalopolis (wangsa alkimia yang konon menguasai "angin"), Utopia (wangsa kuil yang memimpin ritual), Eldorado, dan Melnuris (keluarga viscount). Enam Wangsa memegang otoritas tertinggi di antara para Edda, dan para kepala wangsa ini digambarkan menekan para pewaris mereka untuk menikah sesama berdarah murni demi menjaga kemurnian garis keturunan. Namun, tidak semua bangsawan adalah Edda, dan tidak setiap penguasa adalah Edda — margrave setempat di Hydrangea maupun raja negeri itu sama-sama disebut sebagai bangsawan yang bukan Edda.

Semua Edda memuja satu dewa, Generous (ジェネラス), yang digambarkan sebagai dewa berambut ungu dengan enam mata ungu; pengabdian keagamaan ini dianggap mengejutkan bagi orang luar mengingat betapa perkasanya para Edda sendiri. Keimanan itu berpusat pada sebuah kuil agung jauh di dalam dungeon yang dikenal sebagai Suaka Edda (エッダの聖域), dijaga oleh pintu raksasa berkelas legendaris yang hanya bereaksi terhadap sentuhan seorang Edda. Di sana "Reinkarnasi Generous" — seorang Edda yang mengemban rambut ungu sepenuhnya milik sang dewa selain mata ungu — dipuja, dan patung dewa Edda (エッダ神像) memancarkan aura ilahi yang terasa nyata. Para Edda juga memiliki aksara kuno mereka sendiri (エッダの古語), yang dipakai untuk menuliskan kata-kata seperti "harta karun".

Dalam cerita, para Edda dijumpai terutama melalui anggota-anggota perorangan alih-alih sebagai kekuatan politik kolektif, dan diperlakukan oleh banyak rakyat jelata dengan rasa takut dan hormat sebagai makhluk "yang mengagumkan" yang lebih baik tak diusik. Sang protagonis Wof, yang bukan seorang Edda, meski begitu mengendalikan sebuah Relic yang memungkinkannya menjelma-semu menjadi Generous — mengubah rambutnya menjadi ungu dan mencampurkan ungu pada mata birunya — menempatkannya dalam hubungan yang tak lazim dengan dewa milik para Edda sendiri.

Linimasa

  1. Bab 9

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 3 Juli 2026