Lewati ke konten
Karakter

Dagaa

Nama lain: Dagaa Knife

Peran
Familiar Wof / senjata hidup
Wujud
Makhluk <-> Pisau (Blade-Transformation)
Ciri Khusus
Permata True Eye (Shingan) di dahi; meng-enchant Relic apa pun
Jenis Kelamin
Betina

Deskripsi

Dagaa adalah makhluk sihir kecil yang tak dikenali (mazoku) sekaligus senjata hidup milik Wof, sang protagonis dan penguasa dungeon. Ia lahir dari gumpalan putih-ungu yang Wof temukan dari kedalaman Junkyard, sebuah temuan anomali yang terkait dengan Elixir dan diduga berperingkat Legendary. Gumpalan itu tampaknya menelan Relic Plate milik Wof yang berisi Relic langka 【Blade-Transformation】(Toukenka), lalu mengambil wujud hidup: tubuh putih berbulu seukuran kucing dengan corak spiral ungu samar, sayap kecil, empat bulu panjang menyerupai telinga, ekor yang melengkung anggun, mata merah besar berbentuk almond, dan permata ungu berbentuk tetesan air mata yang tertanam di dahinya, menyerupai mata ketiga. Ia berkomunikasi sepenuhnya dengan seruan 'Na!' (itulah sebabnya Wof, saat menguji Relic pembaca-pikirannya, mendapati suara batinnya hanyalah 'Na!'), dan Wof menamainya Dagaa karena ia berseru 'Na' dan bisa menjadi pisau (dari 'dagger', tetapi sengaja 'Dagaa' alih-alih 'Dagger').

Kemampuan khas Dagaa adalah berubah menjadi 'Dagaa Knife'. Karena tubuhnya kecil, wujud bilahnya semula kasar dan tak sempurna, tetapi ia dapat berganti antara makhluk dan pisau sesuka hati. Yang terpenting, Dagaa Knife dapat diberi enchant dengan Relic Wof mana pun: ia pernah menyalurkan Heat (menjadi Dagaa Heat Knife yang membara merah), Vanish, Spiral, dan efek lainnya, sehingga secara efektif menjadikannya senjata enchant-Relic universal, meski Relic Vanish uniknya tidak berpengaruh pada Dagaa sendiri. Kekuatannya yang paling spektakuler berasal dari permata di dahinya, yang terungkap sebagai 'True Eye' (Shingan): ketika Wof meng-enchant Phantasmagoria ke dalamnya, bilah Dagaa Knife terbelah menjadi mata panah bercabang dua dengan permata di pusatnya, melepaskan tebasan dahsyat yang membelah pilar batu, para penjaga, bahkan lambung sebuah bahtera kuno.

Dari segi kepribadian, Dagaa periang, penyayang, semaunya, dan kekanak-kanakan. Saat perkenalannya, sang Witch menimang dan menenangkannya seperti bayi, dan ia dengan senang hati menggosokkan wajah, menjilat, serta menempel pada orang, terutama menyukai dada dan ekor para wanita di sekitar Wof. Ia diberi makan potongan tebal bacon, menaiki bahu dan kepala orang, tidur meringkuk di samping teman-temannya, dan sesekali dapat bertindak sebagai pelindung, pernah menampar pipi Wof untuk menghentikannya di saat kritis. Belakangan dipastikan bahwa ia betina (diidentifikasi demikian oleh sang alkemis Haiyaan) dan, dalam salah satu lelucon berulang, ia menjadi gemuk dan harus menjalani diet.

Sepanjang cerita, Dagaa tetap menjadi anggota kesayangan rumah tangga Wof, paling tak terpisahkan dari teman kecil Mineha, yang memahami tutur katanya yang tanpa kata dan tidur bersamanya. Sifat sejati dan asal-usulnya tak pernah sepenuhnya dijelaskan, bahkan oleh sang Witch maupun alkemis legendaris Haiyaan, menjadikannya salah satu misteri yang terus bertahan dalam cerita: senjata-Relic hidup bertingkat Legendary yang lahir dari Junkyard.

Linimasa

  1. Bab 102

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 3 Juli 2026