Lewati ke konten
Lokasi

Hydrangea

Nama lain: Ranjia (dungeon-spirit avatar of the city)

Tipe
Kota-dungeon perbatasan
Arti nama
«Wadah air» (air tanah melimpah)
Lokasi
Ujung barat laut perbatasan, di selatan pegunungan Mazan
Kekuatan dominan
Kuhnhunt (klan terbesar); diperintah margrave, dewan, dan Guild Penjelajah

Deskripsi

Hydrangea (ハイドランジア) adalah kota perbatasan tempat cerita ini berlatar dan kampung halaman sang protagonis, Wof. Namanya konon berarti «wadah air», dan sesuai dengan itu, kota ini berdiri di atas air tanah yang melimpah, tidak pernah kekurangan air, dan dipenuhi pemandian umum. Tembok dan bangunan batunya yang pucat terbuat dari bahan yang menolak monster, dan hanya karena itulah kota ini mampu bertahan meski dikelilingi, bahkan dijejali, oleh dungeon. Landmark-nya meliputi alun-alun distrik barat di samping menara jam, banyak menara lonceng yang menandai jam-jam siang hari, taman pusat dengan air mancur berhias patung pahlawan, teater besar (mirip arena) di distrik pusat, kastil gubernur, kawasan bangsawan, dan distrik kumuh yang menyedihkan di selatan tempat kaum miskin kadang mati di jalanan. Wof memulai cerita sebagai anak tiga belas tahun yang mengais «tempat pembuangan sampah» di dalam salah satu dungeon Hydrangea.

Secara geografis, Hydrangea terletak di ujung barat laut sebuah wilayah perbatasan, dikelilingi dungeon dan hutan, dengan pegunungan Mazan yang menjulang mengurungnya di utara dan Sungai Little Riv mengalir di dekatnya. Dibandingkan wilayah perbatasan lainnya, kota ini dianggap tempat tinggal yang relatif layak dan cukup aman, meski masih kasar menurut standar peradaban. Kota ini diperintah oleh seorang margrave (uniknya, bukan dari ras Edda), didukung dewan kota dan Guild Penjelajah; masuk ke dungeonnya berbiaya 300 auro atau gratis dengan mendaftar sebagai penjelajah pada usia empat belas tahun. Kekuatan dominannya adalah Kuhnhunt, klan terbesar di Hydrangea dan bahkan di seluruh perbatasan, yang pengaruhnya membayangi politik guild dan acara seperti Full Moon Bazaar.

Hydrangea tak terpisahkan dari dungeon-dungeonnya. Dungeonnya sendiri dipersonifikasikan sebagai «Ranjia» (ランジア), avatar berpedang yang angkuh, yang pedang besarnya secara harfiah bernama Ajisai («hydrangea»); ia adalah salah satu dari «Lima Bersaudari», kehendak kolektif Hydrangea dan dungeon-dungeon di sekitarnya. Cerita rakyat setempat menyatakan bahwa dungeon sudah ada sebelum kotanya sendiri, mungkin ribuan tahun lebih tua. Sepanjang cerita, kota ini menjadi basis operasi bagi party Wof dan party Torquetum yang didukung bangsawan, dan semakin terseret ke dalam politik nasional; pada suatu titik ia menghadapi ancaman dihancurkan oleh pasukan kerajaan atas kecurigaan pemberontakan.

Singkatnya, Hydrangea berfungsi sebagai jantung yang berdenyut dalam narasi: sebagian kota halaman yang nyaman (Penginapan Cidre, memancing di Little Riv, gang-gang belakang yang tenang) dan sebagian persimpangan perbatasan berbahaya tempat para penjelajah, klan, bangsawan tamu, roh dungeon, dan politik kerajaan yang merangsek maju semuanya berkumpul.

Linimasa

  1. Bab 1

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 3 Juli 2026