Lewati ke konten
Lokasi

Mitoburo River

Nama lain: Mitobro · Mitoburo

Jenis
Sungai
Lokasi
Batas Kepangeranan Madrass dan Tanah Utara
Penyeberangan
Jembatan gantung Henderlif (atas); penyeberangan dangkal bawah Baron Shulas
Terkenal karena
Penghalang alami Tanah Utara

Deskripsi

Dua titik penyeberangan dangkal melintasinya: yang atas, di bawah jembatan gantung Henderlif dekat kastil Frest milik Adipati Lukins, dan yang bawah, di dekat wilayah Baron Shulas. Iring-iringan utama Lorist menyeberang di titik bawah dalam perjalanan ke utara.

Ilustrasi: Photo by Christopher (Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0). Foto dunia nyata yang dipilih demi suasana: novelnya sendiri tak memiliki ilustrasi kanonis.

Geografi

Mitoburo (Mitobro di sebagian bab) adalah sungai lebar dan tenang berair jernih, batas alami antara Kepangeranan Madrass dan Dataran Tinggi Utara. Ia menjadi penghalang Tanah Utara karena, dalam alirannya yang mengelilingi wilayah itu, kadang menyusup di antara tebing curam, kadang menerjang tumpukan batu dan jeram: nyaris tak ada pelayaran. Hanya di aliran tengahnya, sepanjang belasan li dalam wilayah Baron Shulas, sungai itu berkelok dan membentuk genangan tenang dengan air yang relatif teduh.

Di seberang sungai, dataran tinggi menjulang curam: pegunungan dan perbukitan Tanah Utara yang tak berkesudahan. Dari sungai ke tanah leluhur Norton sekitar tujuh ratus li, dan jalannya melewati wilayah tujuh tuan tanah lain.

Peran dalam kisah

Mitoburo diseberangi dengan dua cara: di atas, lewat jembatan gantung Henderlif (Hendlifoso di sebagian bab), yang menuju kastil Frest milik Adipati Agung Lukins, dan di bawah, di dermaga Baron Shulas, hanya dengan dua kapal tambang. Iring-iringan utara lebih memilih penyeberangan bawah yang sempit karena di jembatan Henderlif, Lukins memberlakukan pungutan ketat dan memaksa membeli barang incaran dengan separuh harga. Atas nasihat Sedekamp, Lorist menyeberang di tempat Shulas demi menghindari sang adipati; untuk mempercepat, ia membentangkan tali dari tepi ke tepi dengan kerekan dan memangkas separuh waktu penyeberangan (bab 82).

Pada penyeberangan kedua (bab 162), titik bawah dijembatani enam jembatan ponton dari perahu, rakit kulit domba, dan "perahu Lorist" untuk memindahkan iring-iringan utara serta seratus ribu pengungsi. Baron Shulas, yang menuntut pungutan sepanjang seratus li sungai, digantung di dermaganya sendiri oleh Yuri dan Rodd. Karena kedua penyeberangan berada di tangan pribadi, Lorist menyadari bahwa wilayah ini akan selamanya terkurung tanpa jalan keluar sendiri ke laut.

Fakta menarik

Tarif dermaga Baron Shulas: satu orang, satu keping perak; seekor kuda, sepuluh keping perak; sebuah pedati roda empat bermuatan, satu keping emas cetakan lama; bahkan kaum bangsawan pun tak mendapat penyeberangan gratis maupun potongan, hanya hak menyeberang lebih dulu.

Linimasa

  1. Bab 82
    Chapter 82: Crossing the River and Arrival

    Iring-iringan Lorist menyeberang di penyeberangan dangkal bawah Baron Shulas.

  2. Bab 162
    Chapter 162: Crossing the River, Crossing the River

    Enam jembatan ponton memindahkan iring-iringan dan para pengungsi; Baron Shulas digantung.

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 11 Juni 2026