Lewati ke konten
Karakter

Atoferatofe Raybak

Status
Hidup (abadi)
Ras
Ras iblis abadi
Gelar
Raja Iblis Abadi «Atofe»
Aliran
Aliran Dewa Utara

Deskripsi

Atofe itu kacau, gampang naik darah, dan terobsesi pada kekuatan: di atas segalanya ia menghargai para petarung yang kuat serta gemar pada duel, pesta, dan nyanyian. Berbicara secara logis dengannya nyaris mustahil: ia tidak memahami bahasa manusia dan mudah meledak amarahnya. Harga diri dan kecintaannya pada kekuatan begitu besar sehingga ia sengaja membiarkan lawan melancarkan satu pukulan untuk mengujinya.

Di balik segala kenekatannya, ada semacam keluhuran khas Iblis Abadi dalam dirinya: setelah kalah menurut aturannya sendiri, ia mengakui kekalahan dan menepati janjinya. Seusai beregenerasi, ia kerap masuk ke keadaan yang tenang, nyaris bijak, dan berbicara secara mengejutkan masuk akal.

Penampilan

Penampilan Atofe adalah perwujudan iblis: kulit biru, rambut putih, mata merah, sayap berselaput bak kelelawar, dan tanduk tebal di dahinya. Tingginya kira-kira setara wanita dewasa, tetapi ia memancarkan aura kekerasan dan semangat tempur yang menekan. Ia mengenakan zirah hitam yang sudah lusuh dan mengayunkan pedang raksasa.

Ototnya lebih kekar daripada Eris dan dadanya pun tak kalah dari Eris; dan, sebagai makhluk abadi, ia menempa tubuhnya bahkan lebih giat dari biasanya: sel-selnya tidak mati, sehingga latihan menjadi semakin bermakna baginya.

Kekuatan & Kemampuan

Kekuatan utama Atofe adalah keabadian: dicincang berkeping-keping, ia menyatukan kembali dagingnya dan bangkit lagi; bahkan lengan yang terputus pun ia pulihkan seketika. Dalam hal ketahanan ia setara dengan Raja Iblis Abadi Badigadi, tetapi ia petarung yang lebih piawai: ia adalah istri sekaligus pewaris aliran Karlman Raybak, pendiri Aliran Dewa Utara, dan menguasai seni rahasianya.

Selama lima ribu tahun, hanya Dewa Utara Karlman dan Dewa Iblis Laplace yang mampu mengalahkannya seorang diri. Ada dua cara untuk menumbangkannya: mencabik-cabiknya dan menyegelnya dengan sihir penghalang agar tak beregenerasi, atau memaksanya mengakui kekalahan menurut aturannya sendiri.

Ia rentan terhadap sihir petir Rudeus, yang —dengan mengabaikan aura tempur— melumpuhkan otot secara fisik; dengan itu ia menjatuhkannya dua kali.

Kisah

Rudeus pertama kali berpapasan dengan Atofe di kastilnya di Benua Iblis, tempat ia membawa Kishirika yang telah ditangkap. Dalam audiensi, Atofe mencoba memaksanya masuk ke pengawal kehormatannya lewat kontrak perbudakan; kesalahpahaman itu berkembang menjadi perkelahian, di mana Zanoba menghajarnya dan Rudeus menjatuhkannya dengan petir. Untuk menyelamatkan diri, rombongan melarikan diri dari kota.

Kemudian, demi perang melawan Hitogami, Rudeus kembali dan menantangnya duel. Eris (sebagai «Pahlawan») mengalihkan perhatiannya sementara Rudeus memanggil Zirah Sihir —rekonstruksi «Zirah Dewa Pertempuran» yang dahulu diciptakan oleh Laplace sendiri. Setelah mengenali zirah itu, Atofe mengakui kekalahan dan, sesuai kesepakatan, menjadi bawahan Rudeus selama ia hidup.

Sejak itu, Atofe menjadi sekutu faksi Orsted: ia membantu mencari utusan Hitogami, Geese, dan Kishirika, serta memberi dukungan dalam pertempuran. Dalam pertarungan terakhir melawan Dewa Pertempuran Badigadi, ia dan pengawalnya berjuang di pihak Rudeus.

Fakta Menarik

Tangan kanan Atofe adalah prajurit tua bernama Muor, yang sejatinya adalah «otak»-nya: ia memanipulasinya dengan halus dan mengurusi urusan-urusan yang tak sanggup ia tangani. Dengan dialah Rudeus merundingkan rencana.

Atofe mencintai kekuatan sebagaimana Kishirika: pemenang sebuah duel ia beri gelar Pahlawan —gelar yang juga diterima Rudeus.

Linimasa

  1. Bab 164
    Chapter 150: Audience with the Immortal Demon Lord

    Audiensi di kastilnya: Atofe mencoba memaksa Rudeus masuk ke pengawal kehormatannya, dan perselisihan itu berkembang menjadi perkelahian.

  2. Bab 254
    Chapter 233: Fierce Battle, Demon King Atophe

    Kalah melawan Rudeus yang didukung Zirah Sihir dan Eris, mengakui kekalahan, dan bergabung ke pihaknya sebagai Pahlawan.

  3. Bab 280
    Chapter 258: Turning Point 5

    Berjuang di pihak Rudeus dalam pertempuran terakhir melawan Dewa Pertempuran Badigadi.

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 31 Juli 2026