Alam Iblis
Nama lain: Sabnock Plains
- Tipe
- wilayah tempat tinggal monster
- Contoh utama
- Dataran Sabnock (tanah mahkota)
- Struktur bahaya
- makhluk lemah di tepi, penguasa di pusat
- Ancaman
- serbuan massal monster
Deskripsi
Ranah setan adalah wilayah tempat monster berkembang biak dan berdiam. Di dunia ini berlaku satu aturan umum: seiring berjalannya waktu, muncul seorang 'tuan' penimbun kekuatan di pusatnya yang hampir tidak pernah meninggalkan sarangnya. Bahaya meningkat secara konsentris: makhluk-makhluk lemah tinggal di tepian luar, yang semakin kuat mendekat ke bagian dalam, dan tepat di pusat berdiami sang tuan.
Contoh utama di dekat Aiwood adalah Sabnock Plains di sebelah timur ibu kota — tanah milik mahkota dan salah satu medan monster paling berbahaya di kerajaan. Tanahnya jenuh dengan mana, yang melahirkan makhluk-makhluk sangat kuat — namun mana yang sama juga membuat tanah itu luar biasa subur: jika dibersihkan, dataran ini akan menjadi lumbung yang mampu memberi makan seluruh kerajaan. Tepat di pusatnya menyembur sebuah 'lubang angin naga' yang memancarkan mana; jika tidak disegel dengan lingkaran sihir, seorang tuan ranah baru akan terlahir.
Monster menyerang siapa pun yang memasuki wilayah mereka; makhluk puncak disebut binatang sihir. Mereka ditaklukkan, sementara di tepian dataran populasinya hanya 'dikurangi' — dan di sanalah pula Festival Perburuan Sihir para siswa diselenggarakan. Skenario terburuk adalah stampede, ketika monster-monster menyerbu dari kedalaman dalam jumlah puluhan hingga ratusan. Dua puluh tahun lalu, seluruh ekspedisi pelopor dimusnahkan oleh Sabnock; baru setelah Rest membunuh sang tuan, pengembangan dataran itu akhirnya menjadi mungkin.
Monster dan penaklukan
Dataran itu menjadi rumah bagi beruang bertanduk, ular bersayap, serigala bersisik, dan makhluk lain; binatang puncak disebut binatang sihir. Dua puluh tahun lalu serbuan massal sudah pernah melanda di sini, dan raja terdahulu kehilangan seluruh ekspedisi perintis saat mencoba mengembangkan dataran itu.
Penaklukan monster adalah urusan resmi, sementara Festival Perburuan Sihir digelar di tepi yang aman agar para murid menimba pengalaman; bahkan di sana pun ada korban jiwa setiap tahun. Pada salah satu festival semacam itulah serbuan massal pecah, dan di dalamnya Rest bertindak sebagai penyelamat serta akhirnya membunuh sang penguasa.
Pengembangan wilayah
Setelah sang penguasa Sabnock mati, pengembangan dataran itu menjadi mungkin: jika monster lainnya dibasmi sebelum penguasa baru lahir, kerajaan memperoleh lumbung luas nan subur. Atas kemenangannya, Rest menerima seratus ribu keping platina, gelar viscount, dan sepertiga tanah yang kelak dikembangkan sebagai wilayah kekuasaan.
Pengembangan itu dipimpin oleh pangeran kedua, Andrew; ratusan pemukim berdatangan ke bekas alam iblis, dan petak-petak tanah dibagi di antara Wangsa Crocus, Cattleya, Rosemary, dan Lavender. Untuk menyegel mana yang menyembur dari tanah, dipanggillah ahli barikade legendaris Maitis — dan Lucas Eberun yang jatuh dari kehormatan diserahkan kepadanya sebagai asisten.