Lewati ke konten
Karakter

Alverd von Rutberto

Nama lain: Alverd · Alverd von Rutbert · The Ruiner of Destruction · Hakai no Housha · Boss (of Koon Hunt)

Peran
Penjelajah Kelas Satu / Clan Master Koon Hunt
Julukan
The Ruiner of Destruction
Ras / Usia
Manusia biasa, 19
Relic
Bertipe penghancuran (Impact, Crush, Blechen, Sauzando Kill-Arcos)

Deskripsi

Alverd von Rutberto adalah pria manusia biasa berusia 19 tahun dan putra ketiga dari keluarga Rutberto yang terpandang. Ia seorang Penjelajah Kelas Satu yang menyandang julukan «The Ruiner of Destruction» (Hakai no Housha) dan menjabat sebagai Clan Master Koon Hunt, klan terbesar di kota Hydrangea. Secara fisik ia digambarkan sebagai pemuda tampan yang hampir tak wajar, dengan rambut emas terurai, mata hitam tajam, dan aura yang halus, androgini, nyaris sakral; ia mengenakan jubah merah di atas zirah putih tanpa noda dan tahi lalat air mata di bawah mata kanannya, menghadirkan sosok yang begitu mencolok hingga para pengamat membandingkannya dengan lukisan berjalan. Ia secara konsisten digolongkan di antara Penjelajah Kelas Satu terkuat, dan namanya muncul bersama «The Sword of Swords» setiap kali diperdebatkan siapa penjelajah terkuat.

Profil karakternya menggambarkannya sebagai pribadi yang sangat, nyaris kaku dalam keseriusan. Ia hidup menurut kode pribadi berisi aturan dan kesepakatan yang mengatur para penjelajah dan menegakkannya secara kaku; ia berkemauan keras, tanpa humor, dan tak bisa menerima lelucon, tetapi memiliki rasa kewajiban yang dalam dan selalu membalas utang budi. Relic-nya bertipe penghancuran, menguasai kekuatan seperti Impact (gelombang kejut), Crush (menghancurkan apa pun yang disentuhnya), dan Blechen (memusnahkan apa pun yang disentuhnya), memuncak pada Relic pseudo-pendewaan Sauzando Kill-Arcos. Yang menonjol, Relic-nya digambarkan bertipe sama dengan milik Wof, dan ia menggunakannya dengan penguasaan teknis yang efisien yang tak bisa ditandingi Wof, mengendalikannya dengan tatapan alih-alih membentuknya.

Alverd masuk ke dalam kisah sebagai antagonis: bertindak atas komisi bernama dari Narcissus Utopia, ia menyergap Wof di sebuah gang belakang Hydrangea untuk menculiknya. Meski Wof melancarkan serangan terkuatnya (termasuk masuk ke wujud Jeneras dan memakai Phantasmagoria), Alverd dengan tenang menetralkan segalanya, menghancurkan perlengkapan Wof, dan memukulinya hingga pingsan. Wof hanya berhasil meninggalkan satu goresan di pipinya, sebuah kejadian yang menurut Alverd tak ia alami selama bertahun-tahun. Kekalahan telak dan memalukan ini menandai pertama kalinya Wof merasakan kemarahan sejati dan hasrat untuk menang, dan sejak itu Alverd menjadi tujuan tetap serta rival yang menggerakkan arus latihan Wof.

Dari segi kekuatan, Alverd diperlakukan sebagai ancaman kelas atas: bahkan dalam wujud normalnya, ancamannya dikatakan setara dengan monster kelas Emas atas, dan kekuatan sejatinya adalah wujud pseudo-dewanya dan gladius hitamnya, Sombre Gladius. Ia bertarung dengan bilah mulia Sazankros (Southern Cross), pemberian kakak sulungnya, dan mengenakan White-Heaven Armor. Ia memimpin lingkaran bawahan yang kuat, termasuk tangan kanannya Jucy Tasan, eksekutif besar Koon Hunt dan anggota «Fourcut». Belakangan ia muncul kembali di Great of Rounds, pertemuan lima tahunan seluruh Penjelajah Kelas Satu yang diadakan di Hydrangea, tempat Wof akhirnya berdiri di panggung yang sama dengan rivalnya.

Linimasa

  1. Bab 175

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 3 Juli 2026