Lewati ke konten
Karakter

Cha Hae-In

Nama lain: Cha Haein · Sword Saint · Vice-Master of the Hunters Guild · Korea's Strongest Swordmaster · Cha Hae-In

Rank
S-rank
Class
Sword Master
Guild
Hunters Guild (Vice-Master)
First Appearance
Chapter 38

Deskripsi

Cha Hae-In adalah Hunter peringkat S termuda di Korea, terkenal karena keahlian pedangnya yang luar biasa dan keanehan indrawi yang unik: ia merasakan aura magis Hunter lain sebagai bau yang khas, yang hampir tanpa pengecualian ia anggap menjijikkan. Satu-satunya pengecualian adalah Sung Jin-Woo, yang auranya yang terus berubah justru lama-lama terasa menyenangkan baginya — sebuah reaksi yang menjadi salah satu petunjuk paling awal dan paling intim bahwa hunter yang dianggap berperingkat rendah ini menyimpan sesuatu yang jauh lebih besar dari penilaian publiknya.

Sebagai Wakil Ketua Hunters Guild di bawah pimpinan Choi Jong-In, ia secara konsisten bertempur di garis terdepan operasi paling berbahaya gilda. Intuisi tempur dan kemampuan pedangnya menempatkannya di antara petarung jarak dekat paling mematikan di negara ini, dan ia rutin dipercaya memimpin tim serangan dalam penggerebekan kritis, termasuk Gerbang Rank S Pulau Jeju yang terkenal.

Di balik penampilannya yang tenang dan profesional, tersimpan rasa bersalah yang mendalam atas rekan-rekan yang tidak berhasil ia lindungi dalam ekspedisi-ekspedisi sebelumnya. Trauma itu membentuk gaya kepemimpinannya: ia sangat protektif terhadap bawahannya dan menerima setiap korban secara personal, menanggung beban itu dalam diam bahkan saat hal itu mendorongnya untuk semakin gigih dalam setiap pertempuran berikutnya.

Hubungannya dengan Sung Jin-Woo dimulai sebagai rasa ingin tahu profesional — ketertarikan pada sesama petarung yang kekuatan misteriusnya dan araumnya yang tak terbaca menantang semua ekspektasi — namun perlahan berkembang menjadi keterikatan pribadi yang tulus seiring ancaman para Monark semakin meningkat. Selama kebangkitannya sebagai Monark Bayangan, ia tetap menjadi salah satu dari sedikit orang yang melihatnya bukan sebagai kekuatan yang menakutkan, melainkan sebagai manusia di balik bayang-bayang.

Linimasa

  1. Bab 38
  2. Bab 89
  3. Bab 150
  4. Bab 200
  5. Bab 243

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 28 Mei 2026