Lewati ke konten
Karakter

Darius Silva Ganius

Status
Tewas (dikalahkan)
Ras
Manusia
Jabatan
Menteri Agung Kerajaan Asura
Peran
Dalang korup, musuh Ariel

Deskripsi

Darius adalah bangsawan tinggi yang berkuasa dan bejat, yang naik pesat di istana Asura. Ia diburu «desas-desus kelam»: ia terbiasa mendapatkan apa yang diinginkannya dengan cara apa pun dan tak gentar melakukan penculikan. Suatu kali, setelah melihat Eris yang masih belia, ia menginginkannya dan, setelah ditolak Sauros, mengatur penculikan gadis itu.

Perjalanan dalam Cerita

Darius adalah lawan politik utama Ariel. Berperan sebagai dalang, ia mendudukkan pangeran sulung, Gravel, di atas takhta dan memaksa putri kedua, Ariel, melarikan diri dari negeri itu. Setelah pengasingannya, pengaruh faksi Wangsa Notos (Pilemon), yang sebelumnya mendukung Ariel, anjlok tajam, dan Pilemon berupaya membelot kepada sang pemenang, Darius.

Ketika Ariel kembali ke ibu kota, Ars, Darius menghadapkannya dengan pendekar pedang bayaran kelas atas: Dewa Air Reida dan para Dewa Utara. Dalam konfrontasi penentu, pasukannya dihancurkan oleh Rudeus, Eris, Sylphie, dan Ghislaine, dan Darius sendiri tumbang. Dengan kematiannya, kekacauan melanda istana, tetapi Ariel melaju mantap menuju takhta, mengisi kekosongan yang ditinggalkan Darius dengan orang-orangnya sendiri.

Fakta Menarik

Dalam terjemahan Rusia, namanya ditulis sebagai Dalius (dengan «l»), selengkapnya Dalius Silva Ganius.

Darius-lah yang, sebagaimana terungkap kemudian, berada di balik penculikan Eris yang dulu pernah «diselidiki» dan didramatisasi sendiri oleh Rudeus bertahun-tahun sebelumnya.

Linimasa

  1. Bab 69
    Chapter 62: "The Reality of the Disaster"

    Terungkap bahwa di balik penculikan Eris ada Darius, yang menginginkannya dan ditolak Sauros.

  2. Bab 204
    Chapter 187: The Truth of Orsted and Ten Days in the Royal Capital

    Di ibu kota, Ars, Darius dikalahkan; jalan Ariel menuju takhta terbuka.

Hubungan

Tersedia dalam bahasa

diperbarui 11 Juni 2026