Old Age, Death & Finale
Deskripsi
Setelah pertempuran tiba puluhan tahun kedamaian: Man-God menahan tangannya, anak-anak Rudeus tumbuh dewasa, dan ia terus mengabdi kepada Orsted serta menyiapkan kebangkitan Laplace. Pada usia tujuh puluh empat ia meninggal dengan tenang, dikelilingi anak dan cucu, hanya beberapa hari lebih lama daripada Eris.
Di ruangan putih setelah kematian, Man-God, dengan murka, mengancam akan mengadu domba keturunan Rudeus, tetapi Rudeus yang tenang tak menyimpan kebencian dan berpisah tanpa penyesalan. Epilognya mengungkap bahwa seluruh dunia telah ditulis ulang oleh kekuatan Lilia, seorang Reincarnation Divine Child yang mendambakan menyelamatkan seorang pemuda yang dipanggil dari dunia lain.
Linimasa
- Bab 260Chapter 238: "The Second One"
Pada usia tujuh puluh empat, di ambang ajal, Rudeus bermimpi tentang Orsted yang mengalahkan dan menyegel Man-God.
- Bab 261Chapter 239: Strategy Meeting
Rudeus mencapai usia tiga puluh empat—usia kematiannya di kehidupan lampau—dan bersumpah di depan makam Paul untuk terus hidup.
- Bab 285Final Chapter: "The World After Death"
Rudeus meninggal dengan tenang di tengah keluarganya; di ruangan putih ia berpisah dari Man-God tanpa kebencian.
- Bab 286Epilogue "Prologue Zero"
Epilog: dunia ditulis ulang oleh kekuatan Divine Child Lilia untuk menyelamatkan seorang pemuda yang dipanggil; perjuangan melawan Man-God akan berlanjut.
Hubungan
-
Rudeus GreyratTokoh utamaMeninggal dengan tenang di usia 74 di tengah anak-cucu, berdamai dengan dunia.
-
Man-God (Hitogami)Musuh terakhirDi ruang putih setelah kematian, ia mengancam keturunan Rudeus, dihadapi tanpa kebencian.
-
Eris Boreas GreyratIstriRudeus hanya hidup beberapa hari lebih lama dari istri ketiganya.
-
OrstedTuanRudeus terus mengabdi padanya selama puluhan tahun, bersiap menghadapi kebangkitan Laplace.
-
LaplaceAncaman mendatangKebangkitan yang akan datang, yang Rudeus persiapkan di dekade-dekade terakhirnya.